EdukasiTeknologi

5 Tips Cerdas Beli iPhone Bekas Agar tak Tertipu Barang Rekondisi

×

5 Tips Cerdas Beli iPhone Bekas Agar tak Tertipu Barang Rekondisi

Sebarkan artikel ini
Gambar Ilustrasi AI

LAMPUNGVERSE.com – Pasar ponsel bekas, khususnya iPhone, tetap menjadi primadona bagi konsumen yang menginginkan perangkat premium dengan harga miring. Namun, risiko mendapatkan unit bermasalah atau hasil curian tetap mengintai. Agar tidak merugi, calon pembeli wajib memahami langkah-langkah verifikasi sebelum melakukan transaksi.

Berikut adalah panduan komprehensif untuk memastikan iPhone bekas yang Anda incar layak beli:

1. Seleksi Ketat Penjual Online

Jika Anda memilih bertransaksi melalui platform digital, integritas penjual adalah prioritas utama.

  • Verifikasi Reputasi: Belilah hanya dari toko dengan ulasan positif dan kebijakan pengembalian barang yang transparan.

  • Proses Sertifikasi: Tanyakan apakah perangkat telah melalui uji fungsi. Penjual profesional biasanya memiliki daftar pengecekan komponen yang bisa dipertanggungjawabkan.

  • Kebijakan Retur: Pastikan ada jaminan uang kembali jika kondisi fisik atau fungsi tidak sesuai dengan deskripsi iklan.

2. Waspadai ‘Activation Lock’ (Kunci Aktivasi)

Ini adalah poin paling krusial. Jangan pernah membeli iPhone yang masih terkunci ke akun pemilik lama. Jika layar menunjukkan pesan “iPhone Locked to Owner” atau meminta Apple ID orang lain, segera batalkan transaksi. Perangkat tersebut tidak akan bisa digunakan dan berisiko sebagai barang hilang atau curian.

3. Inspeksi Fisik Secara Mendalam

Saat memegang perangkat secara langsung, lakukan pemeriksaan mendetail:

  • Cek Bodi: Lepaskan casing untuk melihat goresan, penyok, atau tanda-tanda bekas jatuh di bagian sudut dan panel belakang.

  • Konektor & Port: Periksa lubang pengisian daya (Lightning/USB-C) dari debu atau kerusakan pin yang bisa menghambat pengisian daya.

  • Layar: Pastikan tidak ada dead pixel, garis-garis halus, atau masalah sensitivitas sentuhan.

4. Bedah Jeroan via Menu Pengaturan

Apple memberikan transparansi melalui sistem operasinya. Buka menu Pengaturan > Umum > Mengenai untuk melihat riwayat perangkat:

  • Riwayat Komponen: Pada iOS 15.2 ke atas, sistem akan menampilkan jika ada komponen yang pernah diganti. Label “Genuine Apple Part” menunjukkan penggantian resmi, sementara “Unknown Part” mengindikasikan komponen pihak ketiga yang berisiko pada performa.

  • Kesehatan Baterai: Masuk ke menu Baterai > Kesehatan Baterai. Hindari perangkat dengan kapasitas maksimum di bawah 80% kecuali Anda siap mengeluarkan biaya tambahan untuk penggantian baterai.

  • Status Operator: Pastikan kolom “Kunci Operator” tertulis “Tidak ada pembatasan SIM” agar ponsel bisa digunakan dengan semua kartu SIM di Indonesia.

5. Pengujian Fungsi Fitur

Jangan terburu-buru membayar sebelum menguji fungsi dasar berikut:

  • Kamera: Ambil foto dengan semua lensa (Telefoto, Wide, Ultra Wide) dan rekam video singkat untuk memastikan fokus serta mikrofon berfungsi normal.

  • Suara: Geser penggeser volume di menu suara dan gunakan aplikasi Memo Suara untuk memastikan speaker serta mikrofon tidak cempreng.

  • Tombol Fisik: Pastikan tombol volume, tombol samping (Power), dan sakelar Dering/Hening memberikan respons taktil yang baik.

  • Konektivitas: Sambungkan perangkat ke jaringan Wi-Fi untuk memastikan modul antena tidak bermasalah.

Kesimpulan

Membeli iPhone bekas memerlukan ketelitian ekstra. Jika penjual menolak untuk membiarkan Anda memeriksa perangkat atau melakukan pengaturan ulang (factory reset) di depan mata, sebaiknya cari alternatif unit lain demi keamanan investasi Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *