LAMPUNGVERSE.com – Mantul Garage, showroom mobil terbaru di Bandar Lampung, resmi dibuka pada Sabtu, 7 Januari 2026, di Jl. Ryacudu Jalur Dua Korpri.
Acara grand opening ini menarik perhatian banyak tamu undangan dan masyarakat setempat yang antusias menyaksikan peluncuran showroom yang menawarkan lebih dari sekadar jual beli kendaraan.
Pemilik Mantul Garage, M. Sebastian, menjelaskan bahwa showroom ini memiliki visi yang lebih luas daripada sekadar transaksi jual beli mobil.
“Kami ingin memberikan kontribusi positif kepada warga, bukan hanya menjual mobil,” ungkap Sebastian, Sabtu (7/2/26).
Sebagai bagian dari program promosi, setiap konsumen yang membeli mobil di Mantul Garage berkesempatan untuk memenangkan hadiah menarik, termasuk paket jalan-jalan ke luar negeri.
“Kita ada hadiah jalan-jalan ke luar negeri, dan hadiah lainnya. undian setiap tiga bulan. Sayaratnya beli mobil di sini,” jelasnya.
Showroom ini menawarkan berbagai jenis mobil berkualitas, termasuk LCGC (Low Cost Green Car) dan SUV (Sport Utility Vehicle) dari berbagai tahun.
Setiap pembelian mobil juga dilengkapi dengan garansi selama tiga bulan, memberikan jaminan tambahan kepada konsumen.
“Kelebihan kami adalah garansi tiga bulan untuk setiap pembelian, sehingga pelanggan merasa lebih aman dan nyaman,” imbuhnya.
Mantul Garage juga memudahkan proses pembelian mobil, terutama bagi konsumen yang ingin melakukan pembelian secara kredit.
“Prosesnya cepat dan mudah; dalam satu jam kami sudah bisa melakukan BI Checking,” kata Sebastian.
Ini menjadi nilai tambah bagi pelanggan yang menginginkan kecepatan dan efisiensi dalam transaksi.
Acara tersebut juga dihadiri oleh mantan Wali Kota Bandar Lampung, Yusuf Kohar, yang memberikan ucapan selamat kepada Mantul Garage. Ia berharap showroom ini dapat berkembang pesat dalam bisnis jual beli mobil bekas.
“Selamat kepada Mantul Garage! Teruslah berkembang dengan manajemen yang bagus, pelayanan yang baik, dan mobil dengan kondisi bagus serta harga kompetitif,” ungkapnya.
Ia mengingatkan pentingnya pelayanan yang baik di tengah persaingan yang ketat.
“Lebih baik mengambil untung sedikit tapi penjualan banyak daripada untung banyak tetapi penjualan sedikit,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa dalam industri yang kompetitif ini, fokus pada volume penjualan dan kepuasan pelanggan adalah kunci keberhasilan.
“Untungnya kecil tapi omsetnya banyak, itu yang paling penting. Jangan sampai kita mau untung banyak tapi yang dijual sedikit,” tambahnya.





