LAMPUNGVERSE.com – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung Muhammad Reza Berawi menyatakan, konflik antara gajah dan manusia di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.
Reza menyatakan bahwa keterlibatan langsung Presiden Prabowo Subianto menandakan bahwa masalah ini bukan lagi sekadar persoalan lokal, melainkan isu nasional yang memerlukan penanganan lintas sektor dan kewenangan.
Reza mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Lampung yang mulai mengambil pendekatan komprehensif dalam menangani konflik ini, serta mengedepankan koordinasi lintas instansi, pemetaan masalah secara teknis.
“Pemprov Lampung telah berupaya, tidak hanya fokus pada konservasi satwa, tetapi juga perlindungan masyarakat sekitar,” ujar dia.
Menurutnya, konflik di Way Kambas memiliki dimensi kompleks, mulai dari kerusakan lahan pertanian, ancaman keselamatan warga, hingga tekanan terhadap kelestarian satwa dilindungi.
Oleh karena itu, solusi yang diambil harus menyentuh akar masalah dan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, Pemprov Lampung, pengelola TNWK, aparat penegak hukum, dan masyarakat penyangga kawasan.
Reza juga menekankan pentingnya kejelasan kewenangan antara pusat dan daerah untuk menghindari tumpang tindih kebijakan yang memperlambat penyelesaian konflik.
“Kolaborasi antara Presiden Prabowo dan Pemprov Lampung diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas kementerian, khususnya yang berkaitan dengan hutan dan konservasi,” jelasnya.
Selain itu, ia menegaskan bahwa pendekatan humanis terhadap masyarakat harus menjadi prioritas.
“Masyarakat yang terdampak harus dilibatkan dan dilindungi. Negara tidak hanya hadir untuk menjaga gajah, tetapi juga memastikan keselamatan dan keberlangsungan hidup warga,” tegasnya.
DPRD Provinsi Lampung akan menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan kolaborasi ini menghasilkan langkah konkret dan berkelanjutan.
Reza berharap, dengan sinergi yang kuat antara Presiden Prabowo, Pemprov Lampung, DPRD, pengelola TNWK, dan masyarakat, konflik gajah dan manusia di Way Kambas dapat diselesaikan secara adil.
Selain itu juga berkeadilan hukum, dan berorientasi jangka panjang, sehingga kelestarian kawasan tetap terjaga tanpa mengorbankan keselamatan masyarakat. (Rls)






